oleh

Bahas Permasalahan Generasi Botteng, Apensip Gelar diskusi Ala ILC

BelajangNews – Asosiasi Peduli Pendidikan Mahasiswa Botteng (Apensib) gelar forum diskusi terbuka membahas permasalahan Generasi Botteng, dengan konsep diskusi  ala – ala Indonesia  Lawyers Club dengan tema “sirannuang   menjawab permasalahan di Botteng”.

Diskusi yang digelar dihalaman Ruang Belajar Tadangate (RBT) Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro, Mamuju Sulbar, Jumat Malam 13 Maret 2020 dihadiri Pemerintah Desa Botteng Utara, Tokoh Pendidikan, Agama dan Masyarakat, Organisasi Kemahasiswaan, Pemuda dan Remaja serta unsur keterwakilan media.

Forum diskusi  tersebut memperbincangkan sejumlah persoalan yang ada di Botteng, diataranya pemuda yang tersandung kasus begal beberapa pekan lalu, pernikahan usia anak, pengguna Narkoba dan sejumlah persoalan lain.

Ala bang karni, Siti Zahrah aktivis pendidikan Botteng yang juga merupakan alumni Indonesia mengajar ini, bertindak selaku pengarah acara, satu persatu Siti Zahrah mempersilahkan tamu undangan untuk menyampaikan gagasannya terkait permasalahan generasi dan atau masyarakat yang ada di Botteng.

Pendiri Ruang Belajar Tadangate Wahyuddin menyebutkan sejumlah kejadian negatif yang terjadi salah satunya kasus begal yang melibatkan pemuda yang ada di botteng merupakan cara tuhan menegur kita semua demi memperbaiki diri.

“jadi klo saya ditanya siapa yang bertanggungjawab dengan kejadian seperti ini, yah tentu kita semua, semua harus malu, baik orang tua, tokoh pemuda dan  perintah setempat yang memiliki kuasa” ujar Wahyuddin

Sementara itu, Syahril Kepala Desa Botteng Utara mengaku terpukul dengan kejadian tersebut. “saya perlu pemikiran kita semua, sebagai solusi permasalahan yang ada di desa, untuk menjawab persoalan-persoalan yang ada berada pada kita semua”. Katanya

Masih dia, kami selaku pemerintah desa sejak tahun 2017 yang lalu telah memprogramkan wajib tuntas belajar serta mengembalikan anak – anak putus sekolah, saya meminta kepada kita semua untuk ikut serta sosialisasikan, memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pembinaan kepada anak.

“Saya orang pertama yang mendukung program pemuda yang ada di Desa Botteng Utara, dan saya bertimakasih serta mengapresiasi kepada adek – adek Apensib yang telah menyelenggarakan kegiatan ini”. pungkasnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *