oleh

Disayangkan, Air Mancur Berwarna Warni Bundaran Arteri Tidak Berfungsi

Belajangtv.com – Air mancur berwarna warni bundaran jalan arteri yang dibangun pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Kelurahan Rangas yang dibangun dimasa kepemimpinan Gubernur Anwar Adnan Saleh tersebut telah menelan anggaran APBN sekitar 214 miliar yang dikucurkan dua tahap sejak tahun 2015 lalu.

Air mancur berwarna warni yang belumnya menjadi icon daerah kini tidak terlihat seperti sebelumnya, keindahanya tinggal kenangan.

Pasalnya bundaran dan jalan arteri, masyarakat menuding pemerintah tidak memperhatikan dan atau tidak merawat jalan yang menjadi kebanggaan masyarakat Mamuju dan Sulawesi Barat umumnya.

Arya salah satu pedangan bakso bakar disekitar Bundaran arteri berharap air mancur berwarna warni yang ada di bundaran arteri di aktifkan kembali.

“selama air mancur berwarna warni mati, ada penurunan penghasilan kami mas disini, saya berharap pemerintah  bisa mengaktifkan lagi lampunya karena ini bisa menambah pertumbuhan ekonomi para pedagang” kata arya saat ditemui Sabtu malam (20/7/19) diseputar arteri Mamuju.

Ditempat yang sama wati warga mamuju, sayangkan pemerintah daerah tidak memilihara bangunan yang sudah ada.

“dulu pak tiap malam minggu disini padat orang, tapi sekarang bukan lagi orang yang padat pak, tapi sampah yang banyak di dalam kolam, padahal saya sebagai masyarakat bangga dengan adanya air mancur berwana seperti kemarin” ucapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *