oleh

DPC PPP Mamuju Tuding DPD PPP berikan rekomendasi tidak sesuai aturan Partai

BelajangNews – Kehadiran Ketua dan Sekretaris PPP pada deklarasi salah satu bakal calon Bupati sebagai penantang petahana di salah satu hotel ternama di Mamuju menuai sorotan dari pihak Petahana.

Sekretaris Koalisi Kerakyatan pasangan Habsi – Irwan Muh. Jayadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat menyayangkan pernyataan Muh. Irfan Topporang Ketua DPC PPP Kabupaten Mamuju disalah satu media online.

Dikutip dari halaman media Koreksi.id  Irfan Topporang mengatakan hanya satu bakal calon pendaftar di DPC PPP.

“Kehadiran para pengurus DPC PPP di deklarasi pasangan Tina-Ado ada kesepakatan bersama, karena hanya satu calon pendaftar di DPC PPP yaitu pasangan Sutinah-Ado, ada pun rekomendasi dari DPD itu tidak melalui aturan mekanisme partai,” kata Irfan usai acara deklarasi. Sumber Koreksi.id.

Saat ditemui disela sela kesibukannya senin 10/08/2020, Sekretaris Koalisi Kerakyatan pasangan Habsi – Irwan Muh. Jayadi membantah pernyataan Irfan Topporang.

“Saya sendiri yang mendaftar kesana membawa berkas pendaftaran pihak Petahana, dan itu irfan sendiri yang terima disana bersama Sekretarisnya, maka dari itu ketika dia bilang pihak Petahana tidak melalui prosedur atau tidak mendaftar ke PPP ditingkat DPC maka itu pembohong publik,” Ucapnya.

Lanjut Jayadi mengatakan, semua partai politik yang bergabung di Koalisi Kerakyatan pasangan Habsi – Irwan diantaranya, Golkar, PAN, PPP, Perindo, Berkarya, termasuk Hanura dan NasDem telah melalui prosedur masing – masing partai yang sudah ditetapkan

“Keliru itu kalau ada partai politik yang mendukung Habsi – Irwan yang tidak melalui proses dari bawah atau tingkat DPC, dan semua partai koalisi Habsi – Irwan saat ini alhamdulillah kita sudah penuhi prosedurnya dari bawah termasuk PPP dan PAN,” Lanjut Jayadi.

Ditempat yang berbeda, Santa kader Partai NasDem yang mendampingi Muh. Jayadi pada saat proses pendaftaran di Partai PPP juga angkat bicara.

Menanggapi pernyataan Ketua PPP Mamuju Muh. Irfan Topporang di media online atas tidak di akuinya pihak Habsi – Irwan ikut menyerahkan berkas pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati di jajaran Pengurus DPC PPP kabupaten Mamuju.

“Pada saat itu memang kita dari Habsi-Irwan sempat agak terlambat dari jadwal yang ditentukan oleh tim penjaringan pilkada PPP,  tapi karena komunikasi yang intens dengan Ketua dan sekretaris DPC Mamuju akhirnya pihak PPP mamuju memberikan kebijakan atau dengan catatan harus melengkapi seluruh berkas administrasi pendaftaran Calon,” Jelas Santa.

Lanjut Santa, Akhirnya pada bulan Februari sekertaris PPP Mamuju Wahid memberikan file lewat via WA format Pendaftaran Calon dari PPP dan kemudian kami segera lengkapi waktu itu. Akhirnya,  di pertengahan Februari kami dijadwalkanlan menyerahkan Berkas Pendaftaran Habsi – Irwan di Kantor DPC PPP Kabupaten Mamuju bersama dengan Sekertaris Partai NasDem Sulbar Pak Jayadi.

“Pada hari itu,  berkas diterima langsung oleh sekertaris dan Ketua PPP Mamuju Irfan Topporang, Jadi tidak benar itu, klw Pak Habsi – Irwan tidak mendaftar di PPP mamuju,” Tutup Santa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *