oleh

Orang Tua Pasien Mengaku Kaget Anaknya Diberitakan Tersandra di RSUD Mamuju

BelajangNews – Kepala RSUD Mamuju dr.Titin Menegaskan informasi terkait adanya pasien yang di sandera di RSUD Mamuju tidak benar adanya, bahkan ia merasa terkejut ketika melihat beberapa media online memberitakan persoalan itu.

Meski ia membenarkan adanya pasien yang telah menjalani operasi dan belum dapat keluar dari rumah sakit bukan karena disandera melainkan secara medis dokter menganjurkan, pasien atas nama Riski Aldani  yang baru saja menerima tindakan medis darurat (emergency) baru diperkenankan pulang hari ini.

“jadi pasien tersebut masuk sejak hari sabtu, kata dokter yang tangani baru bisa hari ini pulang” terang Titin saat dikonfirmasi (Senin, 24 Februari 2020)

Masih dia, kendala teknis pengurusan kewajiban pasien tersebut juga disebabkan tidak adanya jaminan kesehatan BPJS yang dapat digunakan, “yang disayangkan orang tuanya baru mengurus BPJS hari ini, jadi aga lambat” ungkap titin, meski begitu ia merasa lega pasalnya salah seorang tenaga perawat di rumah sakit umum daerah mengaku masih ada hubungan keluarga dengan pasien dan siap mengurusi keperluan anak tersebut, selain itu pihak RSUD Mamuju akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberi kemudahan dan keringanan bagi warga yang kurang mampu.

Secara terpisah, orang tua pasien mengaku heran jika ada informasi bahwa RSUD Mamuju menyandera anaknya karena sejak masuk hingga mau keluar Rumah sakit dirinya merasa telah banyak menerima kemudahan dari pihak Rumah sakit milik Pemkab Mamuju.

“dari pihak rumah sakit ini pak banyak sekali kebaikannya, banyak sekali pengurangannya dan sangat membantu pak, tidak ada dibilang disandera” tuturnya

terlepas dari itu, Diakui dari kasus serupa dr.Titin berharap dapat menjadi pembelajaran yang positif bagi masyarakat agar senantiasa memperhatikan pengurusan Jaminan kesehatannya

“Jangan tunggu sampai sakit baru mengurus (BPJS,red), karena sakit atau musibah bisa terjadi kapan saja ” Tutup dr.Titin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *