oleh

Refleksi Hari Pahlawan : Pemuda adalah Pilar Perubahan

Oleh : IRFANDI

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa – jasa para pahlawan seperti itulah kata Bung karno. 10 November merupakan momentum Hari Pahlawan, yang kemudian diperingati setiap tahunnya. Namun ironinya sebagian dari kita memperingati Hari Pahlawan hanya sebatas seremoni belaka tanpa mengedepankan nilai – nilai kepahlawanan yang telah dibawa oleh para pendahulu kita untuk berjuang dan rela mati demi mepertahankan kemerdekaan Bangsa dan Negara Republik Indonesia. Peringatan Hari Pahlawan bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, namun juga menjadi momentum untuk merefleksi semangat yang telah dibawa oleh pahlawan terdahulu yang tak terhitung jumlahnya, seperti kata filsuf Socrates “Hidup yang tidak direflesikan tidak pantas untuk dijalani”. Hari Pahlawan juga menjadi momentum untuk melakukan intropeksi dan kontribusi yang telah diberikan pada bangsa ini serta menanamkan dalam diri semangat baru dalam implementasi nilai – nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari – hari.

Sebagai generasi muda tentunya kita harus sadar bahwa sebagian dari rakyat yang mempejuangkan kemerdekaan adalah kaum muda. Pemuda sebagai pilar perubahan yang mampu mengubah Indonesia yang tadinya dijajah menuju merdeka dari penjajah kolonialisme. Perubahan akan selalu ada setiap saat dan dimana saja, akan tetapi perubahan yang dimaksud disini adalah perubahan dari keterpurukan menuju perubahan yang lebih baik. Semangat itulah yang harus diwarisi oleh generasi muda masa kini, yakni mampu melakukan perubahan baik melakukan perubahan pada diri sendiri, keluarga, orang lain, daerah maupun bangsa dan negara.

Salah satu Tokoh muda yang memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan adalah Sutomo atau biasa dikenal dengan Bung Tomo merupakan Pahlawan Nasional yang sangat berperan penting dalam mebangkitkan semangat rakyat untuk melawan kolonialisme yang kembali menjajah Indonesia. Bung Tomo merupakan pejuang yang tidak pernah putus asa dalam mepertahankan kemerdekaan Indonesia. “Kita tunjukkan bahwa kita benar – benar orang yang ingin merdeka. Lebi baik kita hancur lebur dari pada kita tidak merdeka” itulah kata – kata Bung Tomo yang tentunya membakar semangat para pejuang Indonesia kala itu.

Salah satu tokoh yang juga namanya dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional adalah KH Ahmad Dahlan, yang juga adalah tokoh pendiri Muhammadiyah, beliau merupakan tokoh muda dan juga tokoh pembaharu di Indonesia, yang dimana gerakan beliau sangat mempengaruhi rakyat Indonesia kala itu, hingga pemikiran dan gerakan beliau masih relevan dengan kondisi bangsa hari ini. Gagasan – gagasan beliau dalam bidang Sosial dan Pendidikan, sampai hari ini berkembang pesat dan ikut berkontribusi membantu negara ini.

Dari kedua tokoh yang telah disebut di atas, tentunya generasi kini harus banyak belajar dari beliau. Meskipun kedua tokoh tersebut telah tiada, tapi semangat beliau harus dihadirkan dalam diri kita, dan mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari – hari.

Selamat Hari Pahlawan Indonesia 10 November 2020, Perjuanganmu tidak akan sia – sia, hari ini pemuda akan selalu berkiprah di atas garis perjuangan yang telah kau wariskan dan torehkan dalam tinta sejarah. Telah gugur kau pahlawan ku, namun semangatmu tidak akan sirna sepanjang masa.

“Jangan sekali – kali lupakan sejarah”
Penulis adalah Ketua PC IMM Mamuju Periode 2019 – 2020

Komentar