oleh

Sekertaris Kwartir Cabang Jempol Konsep Perkemahan Wirakarya Simboro

Belajang.PersSiswa-Sekertaris Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Mamuju apresiasi konsep Perkemahan Wirakarya Kwartir Ranting Simboro yang berlangsung selama 4 hari di Desa Tapandullu, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.

Ditemui saat melakukan kunjungan di tengah – tengah berlangsungnya perkemahan wirakarya ranting (PWR), Busman Rasyid Sekertaris Cabang  mengatakan sangat apresiasi terlaksananya kegiatan tersebut “konsep perkemahan wirakarya ranting simboro luar biasa, saya kasih jempol ini baru Pramuka yang siap dan berani berkarya ditengah – tengah masyarakat” ujarnya

Foto : Peserta Pekermahan Wirakarya Menggunakan Pelita Sebagai Penerangan

Kegiatan itu, diikuti 4 pangkalan Pramuka Penegak dan Pandega serta Satuan Karya (SAKA) Pariwisata Ranting Simboro. Berlangsung selama 4 hari mulai sejak tanggal 6 Februari hingga 9 Februari membangun konsep silaturahmi dan mengabdi pada masyarakat dibuka secara resmi oleh ketua Kwartir Ranting Simboro.

Foto : Peseta Perkemahan Wirakarya Bekerja Sama PKK Membuat Kebun Dasawisma

“ini luar biasa peserta menggunakan tenda terpal sementara penerangan menggunakan pelita dan untuk memasak pake kayu api, jauh dari alat modern. Bukan hanya itu yang paling membuat  saya terkesima selama 1 hari peserta dititipkan dirumah warga, setiap perorangan peserta memiliki orang tua angkat” Kata Busman

Foto : Kepala Dusun antar salah pesera ke rumah orang tua angkatnya.

Lebih lanjut, ia mengucapkan terimakasih banyak Kepada Kepala Desa Tapandullu beserta Ketua TP PKK Desa Tapandullu dan masyarakat setempat yang telah menerima peserta perkemahan wirakaraya dengan baik.

Foto : Peserta Pekermahan Wirakarya Cat Penutup Drainase

Sementara itu, Ketua Dewan Kerja Ranting Simboro Syahril Jadil menjelaskan sejumlah agenda kegiatan Perkemahan Wirakarya, “jadi kegiatan yang dilakukan di kegiatan ini antara lain, Gotong Royong yang dipimpin Langsung Kepala Desa Tapandullu, Pemberisahan Fasilitas Ibadah, Pembersihan Fasilitas Penampungan Air Bersih, Pembuatan Kebun Dasawisma, Pengecetan dan Mengabdi di rumah Warga setiap peserta diwajibkan harus memiliki orang tua angkat selama 24 jam”. Ujarnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *